Jakarta, 15 Mei 2017 โ€“ Di era digital ini, inovasi baru terus berkembang dan bermunculan untuk menguasai cara manusia untuk hidup, bekerja dan bermain.Berdasarkan hasil survei Microsoft Asia Digital Future kepada 1.400 remaja usia 18-24 tahun di kawasan Asia Pasifik, teknologi yang paling menarik yang diharapkan memiliki dampak terbesar pada kehidupan masa depan mereka adalah Artificial
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Pemuda dimanapun engkau berada mereka tetaplah menjadi komponen yang teramat penting bagi bangsa ini. Menurut data statistik pemuda Indonesia pada tahun 2019, angka pemuda di Indonesia telah mencapai lebih dari 65 juta jiwa, dan menurut hemat saya hal tersebut dapat menunjukkan bahwa jumlah pemuda dan peran yang diberikan terhadap lingkungan sosial seharusnya bersifat signifikan di dalam dinamisasi perubahan negara dan bangsa ini. Pemuda selain menjadi aset ekonomi, karena tergolong dalam usia produktif berdasarkan Undang-Undang Kepemudaan usia pemuda adalah 16 30 tahun, mereka juga termasuk aset yang berharga dalam bidang sosial. Jadi pada intinya, selain secara umum pemuda merupakan kategori ekonomi, pemuda juga menjadi bagian penting dari kategori sosial dalam perkembangan bangsa ini. Hal serupa telah di amanatkan dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 bahwa "untuk melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. Demi mewujudkan tujuan nasional". pemuda memiliki ruang untuk berperan penting sebagai salah satu sentral sekaligus subjek demi tercapainya sebuah tujuan nasional dan terutama perubahan sosial yang lebih perjuangan bangsa ini telah mencatat berbagai peran penting terhadap pemudanya demi terwujudnya perubahan sosial yang lebih baik, yang dimulai dari pergerakan Budi Utomo tahun 1908, Sumpah Pemuda tahun 1928, Proklamasi Kemerdekaan tahun 1945, pergerakan pemuda, pelajar, dan mahasiswa tahun 1966, sampai bangsa Indonesia memasuki masa reformasi. Bicara tentang sejarah saya teringat dengan kata-kata bapak proklamasi kita yaitu bapak Soekarno bahwa jangan sesekali melupakan sejarah. Karena tujuan belajar sejarah adalah untuk mengambil pelajaran di masa lalu dan memperbaiki keadaan untuk masa depan. sejarah telah membuktikan bahwa pemuda bangsa ini telah mampu berperan aktif sebagai garda terdepan dalam proses perjuangan, pembaruan, dan pembangunan bangsa. Hampir semua pemuda Indonesia sepertinya sudah tahu istilah pemuda sekarang adalah pemimpin masa depan, syubbanul yaum rijalul gad. Ya, begitulah kata pepatah arab. Maju mundurnya bangsa ini tergantung kualitas SDM pemudanya, seyogyanya pepatah tersebut dijadikan refleksi kita bersama khususnya para pemuda Indonesia untuk terus belajar dan belajar, Pemuda merupakan tulang punggung bangsa, Karena pemuda adalah pondasi bangsa ini yang diharapkan untuk dapat meneruskan perjuangan para pemimpin di kemudian hari, yang tak lain adalah untuk melakukan perubahanperubahan kesejahteraan sosial masyarakat untuk lebih baik dengan mengunakan kapasitas berfikir dan keilmuannya. Penting rasanya bagi para pemuda untuk memikirkan dengan matang terkait kehidupan masa depan bangsa ini, dan setelah memikirkan dan merencanakannya semestinya dibarengi dengan usaha-usaha yang konkrit serta realistis, saya yakin tanpa usaha, sebuah tujuan tidak akan tercapai sesuai harapan, seperti yang tersurat dalam Al-Quran; " Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan suatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia. QS. Ar-Rad 11. Kita semua yakin bahwa pada hakikatnya segala sesuatu yang menurut kita bersifat baik ataupun buruk semua terjadi tak lain adalah kehendak Allah SWT, akan tetapi dalam surat tersebut kita diberi kelonggaran dalam melakukan perubahan terhadap diri kita sendiri, jika semua usaha telah ditorehkan dan doa-doa telah dipanjatkan maka optimiske terhadap hasil yang baik merupakan sebuah keniscayaan, usaha tidak akan mengkhianati hasil, begitulah kata anak muda sekarang. Sebagai pemuda sekaligus mengemban gelar mahasiswa seyogyanya menjaga kebiasaan yang baik dan meninggalkan apa-apa yang buruk, Karena pemuda dapat digambarkan sebagai pusat tertinggi dari berbagai perkembangan jiwa manusia sehingga dalam fase ini merupakan waktu yang tepat serta ideal untuk para pemuda dalam menggaungkan perannya, yaitu dengan selalu mengisi waktu untuk selalu produktif, kaum muda memiliki semangat yang tinggi, bertenaga, dan berintelektual, dan rugi rasanya jika pemuda hanya menghabiskan waktunya untuk rebahan, main game, bersosial media tanpa adanya bangsa yang besar akan bertahan atau mengalami kemajuan jika saja ada pemuda yang menggerakkan perubahan dan melakukan kegiatan positif untuk kemajuan bangsanya. peran pemuda juga sebagai agen pembangunan dan modernisasi. Sebagai agen pembangunan, pemuda juga dapat ikut serta dalam bentuk kontribusi dalam pembangunan baik fisik maupun non fisik dan sebagai agen modernisasi yang menjadi inisiator pembaharuan apapun, khusunya di era revolusi sekarang ini dan umunya pada revolusi-revolusi berikutnya. karenanya pemuda bebas melakukan segala sesuatu yang mengadung hal baik dalam berinovasi yang nantinya tak lain adalah untuk memperbaiki kehidupan sosial masyarakatnya. Kemudian yang jauh lebih penting adalah jika Pemuda dan mahasiswa mampu tampil diantara Stake holder dan Masyarakat. Kelompok muda baik intelektual kampus ataupun non kampus, merupakan aktor yang seharusnya senantiasa terlibat dalam proses kebijakan pemerintah, baik dalam agenda perencanaan dan evaluasi, dalam waktu bersamaan setidaknya juga membentuk opini publik dengan relatif dan objektif. mereka merupakan garda terdepan untuk keberlanjutan masa depan bangsa, sikap peduli, ktitis,dan tranformatif senantiasa di pupuk sejak dini, agar menjaga militansi dan juga komitmen dalam membangun bangsa ini. sebagai garda terdepan bangsa ini, penting rasanya agar mereka dapat menjelaskan apa-apa yang menjadi keresahan dalam masyarakatnya kepada pemerintah dan ketika pemerintah membuat suatu kebijakan para pemudalah yang harus menjelaskan kepada masyarakat, sudah tepatkah kebijakan yang di buat pemerintah tersebut, apa alasan kebijakan tersebut dan bagaimana sejarah yang penting bagi kebangkitan pemuda tak lain dan tak bukan yaitu, Sumpah Pemuda yang sudah saya singgung sebelumnya. Sumpah Pemuda merupakan keputusan Kongres Pemuda Kedua yang dulu diselenggarakan selama dua hari, yaitu pada tanggal 27-28 Oktober 1928 di Batavia, atau yang sekarang kita sebut kota Jakarta. Untuk mengenang kejadian tersebut sampai sekarangpun masih diperingati hari sumpah pemuda setiap tahunnya pada tanggal 28 Oktober. Seperti yang sudah kita ketahui bahwa isi dari Sumpah Pemuda yang ditulis Moehammad Yamin yaitu, bertanah satu, berbangsa satu, dan berbahasa satu. Bertanah satu, maksudnya adalah bahwa setiap pemuda Indonesia harus berjuang hingga darah penghabisan untuk menjunjung tinggi tanah air Indonesia. Berbangsa Indonesia yaitu agar para pemuda berjuang untuk membela bangsa Indonesia, dan Berbahasa Indonesia yaitu bahwa Indonesia memiliki keragaman budaya, suku, dan bahasa, sehingga Bahasa Indonesia digunakan sebagai bahasa pemersatu. Lantas bagaimana peran pemuda dalam menyikapi hari sumpah pemuda demi terwujudnya Keberhasilan bangsa ini? Perlu di ingat sahabatku, bahwa keberhasilan suatu bangsa dapat dilihat dari kualitas pemudanya, termasuk para mahasiswa mereka memiliki peran yang besar bagi perubahan-perubahan sosial di lingkungan. Maka Itulah mengapa mahasiswa sering disebut sebagai agent of change agen perubahan. Baiklah, dari semua ocehan saya kali ini setidaknya dapat menjadi bahan pemantik untuk sahabat-sahabati kaum muda Indonesia untuk menyadari betapa pentingnya peran pemuda, menyadari bahwa mereka adalah para kader pemimpin masa depan bangsa, dengan menyadari sepenuh hati saya yakin dan optimis bahwa sikap, perilaku, dan orientasi yang progresif akan senantiasa tercermin dari para pemuda indonesia dalam setiap gerak langkahnya. Oleh karena itu, sudah saatnya kita untuk bergandengan tangan mempererat simpul-simpul kebaikan untuk membangun bangsa ini agar menjadi bangsa yang adil dan makmur. Lihat Sosbud Selengkapnya
Para pemimpin gereja harus mengubah persepsi yang salah dalam melihat kaum muda yaitu kaum muda sebagai gereja di masa depan. Kebenarannya adalah kaum muda juga gereja di masa kini. Para pemimpin gereja tidak boleh memandang sebelah mata terhadap kelompok kaum muda sebagai kumpulan orang yang tidak bisa melakukan apa-apa.
Sahabat umma, mengejar masa depan tentu tidaklah mudah. Sosok-sosok anak muda zaman sekarang adalah tumpuan untuk mencari masa depan yang cerah serta menjadi seorang pemimpin di masa dengan itu, Allah sendiri mewanti-wanti agar kita tidak lengah dalam mempersiapkan generasi yang kuat dari segala sisi."Kuat itu kuat ilmu, kuat ekonomi, kuat ibadah, tapi peduli pada sesama, santun dalam berkomunikasi dan mumpuni dalam mengambil solusi," kata Ustaz Didin Hafidhuddin dalam buku 'Mimbar Masjid' dengan tema 'Peran Kampus Islam Dalam Melahirkan Pemimpin Umat'.Ilustrasi bandungyouthmovementSeperti firman Allah SWT dalam surat An-Nisaa ayat 9 ini ูˆูŽู„ู’ูŠูŽุฎู’ุดูŽ ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ู„ูŽูˆู’ ุชูŽุฑูŽูƒููˆุง ู…ูู†ู’ ุฎูŽู„ู’ููู‡ูู…ู’ ุฐูุฑู‘ููŠู‘ูŽุฉู‹ ุถูุนูŽุงูู‹ุง ุฎูŽุงูููˆุง ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูู…ู’ ููŽู„ู’ูŠูŽุชู‘ูŽู‚ููˆุง ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ูˆูŽู„ู’ูŠูŽู‚ููˆู„ููˆุง ู‚ูŽูˆู’ู„ู‹ุง ุณูŽุฏููŠุฏู‹ุงArtinya "Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap kesejahteraan mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar".Sementara itu, para ulama salaf pun memberikan sinyal tentang generasi muda yang harus siap menjadi pemimpin di masa depan. Dengan kalimat hikmahnya sebagai berikut. ุดุจุงู† ุงู„ูŠูˆู… ุฑุฌุงู„ ุงู„ุบุฏ Artinya "Pemuda masa kini adalah pemimpin masa depan"."Bahkan sebenarnya pemimpin umat yang ideal adalah mereka yang termasuk dalam kategori usia muda," ucap Ustaz adalah saat Nabi Muhammad SAW dinobatkan sebagai Nabi, usia para sahabat Rasul kala itu adalah masih muda. Meraka adalah para pemuda yang sudah siap tampil memegang tampuk kepemimpinan umat dan bangsa.
About Rumadie El-Borneo. Pondok Pesantren Asshiddiqiyah didirikan pada Bulan Rabiul Awal 1406 H ( Bulan Juli 1985 M ) oleh DR. KH. Noer Muhammad Iskandar, SQ. Dalam kapasitasnya sebagai lembaga Pendidikan, Keagamaan, dan Kemasyarakatan, Pondok Pesantren Asshiddiqiyah senantiasa eksis dan tetap pada komitmennya sebagai benteng perjuangan syiar
SUBBANULYAUM rijalulgadh "pemuda sekarang adalah pemimpin masa depan" itulah pepatah arab yang amat populer untuk memotivasi kaum muda.. Bicara pemuda tidak ada habisnya, terutama dalam perjalanan bangsa baik sebelum maupun sesudah kemerdekaan.
Selain itu, seorang pemimpin adalah orang yang optimis, orang yang dapat melihat masa depan yang lebih baik. Tidak semua orang mampu berpikir seperti ini. Apalagi jika kondisi saat ini memang sangat buruk. Kemampuan untuk mengubah keadaan menjadi lebih baik ditentukan dari pola pikir, apa yang bisa dilakukan demi masa depan yang lebih baik. Tak sampai di situ, para pemuda sebagai calon pemimpin masa depan harus sadar akan peran mereka yang sangat besar dalam proses pembangunan bangsa dan negara. Proses pembentukan mental dan karakteristik pemimpin dari kalangan pemuda yang berbeda-beda akibat adanya perbedaan daerah asal dan lingkungan masing-masing.
Pemuda yang berkualitas akan menjadikan negara berkualitas. Tantangan bonus demografi merupakan peluang untuk kemajuan generasi muda. Sebenarnya, apa itu bonus demografi, bagaimana tantangannya, apa keuntungannya, dan apa upaya yang bisa dilakukan untuk memanfaatkannya?
Dari peristiwa sumpah pemuda dapat kita jadikan pembelajaran bahwa diperlukan pemikiran-pemikiran yang kritis dari para pemuda dan pemudi Indonesia dalam mempertahankan kesatuan dan persatuan bangsa Indonesia yaitu pemikiran yang lebih mementingkan kepentingan bangsa dan masa depan bangsa Indonesia. Sumpah pemuda tidak hanya terjadi begitu saja iW7C.
  • y4h7l9nqsw.pages.dev/403
  • y4h7l9nqsw.pages.dev/148
  • y4h7l9nqsw.pages.dev/113
  • y4h7l9nqsw.pages.dev/7
  • y4h7l9nqsw.pages.dev/393
  • y4h7l9nqsw.pages.dev/349
  • y4h7l9nqsw.pages.dev/311
  • y4h7l9nqsw.pages.dev/305
  • pemuda sekarang pemimpin masa depan